Polisi Tunda Pemeriksaan Saksi Pelapor

Polisi Tunda Pemeriksaan Saksi Pelapor

Polisi Tunda Pemeriksaan Saksi Pelapor Kasus Abu Janda

Polisi Tunda Pemeriksaan Saksi Pelapor Kasus Abu Janda – Kepolisian menunda agenda pemeriksaan saksi pelapor terkait laporan yang dilayangkan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda tentang dugaan ujaran kebencian.

Sekjen Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Judju Purwanto mengatakan dalam agenda pemeriksaan pada Kamis kemarin seharusnya ada dua saksi pelapor yang dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim Polri.

“Kemarin sudah ketemu (penyidik), tapi (penyidik) ada kegiatan mendadak, tapi kita sudah ketemu nanti mau dilanjut,” kata Juju kepada Daftar Joker Casino Online, Jumat.

Juju mengatakan pemeriksaan terhadap saksi ini merupakan agenda pemeriksaan yang pertama. Sementara untuk pelapor, yakni Mariko Herlianko, disebut Juju telah diperiksa pada Desember 2019 lalu.

Laporan terhadap Abu Janda ini dibuat pada 10 Desember 2019 dan teregister dengan nomor laporan polisi STTL/572/XII/2019/BARESKRIM.

Abu Janda dilaporkan terkait dengan pernyataannya yang menyebut teroris memiliki agama, yakni Islam. Hal itu disampaikan Abu Janda melalui akun media sosialnya.

Terkait kasus ini, Juju mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut laporan terhadap Abu Janda. Sebab, Juju menilai banyak laporan terhadap Abu Janda di kepolisian yang tak diketahui kejelasan proses hukumnya sampai saat ini.

Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) mendesak Kepolisian agar lekas mengusut laporan dugaan pidana yang dilakukan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Menurut mereka, Abu Janda harus dibuat jera dan berhenti melakukan kontroversi melalui media sosial.

Penyidik berencana menjadwalkan ulang pemeriksaan

“Sangat berharap agar laporan kasus Abu Janda kali ini, pihak kepolisian segera bertindak untuk memeriksa dan menangkap Abu Janda sehingga memberikan efek jera.

Keresahan masyarakat selama ini atas penistaannya terhadap agama dan umat muslim tidak terus berlangsung,” ucap Sekjen IKAMI Juju Purwantoro melalui pesan singkat, Kamis.

“Seorang Abu Janda sudah dilaporkan berkali-kali dan nampaknya kebal hukum. Ini saya pertanyakan, enggak bisa negara memperlakukan seseorang seperti tanda kutip seperti memiliki kekebalan hukum,” tuturnya.

Juju menyebut penyidik berencana menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap saksi pelapor tersebut. Sampai saat ini, Juju menyebut pihaknya masih menunggu informasi dari penyidik.

“Secara formil belum, tapi penyidik mengatakan akan dilakukan panggilan ulang,” ujarnya. Tukang Tikung sudah mencoba menghubungi Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan terkait agenda pemeriksaan tersebut, namun belum mendapat respon.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut Abu Janda bakal memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, Jumat hari ini.

“Permadi Arya alias Abu Janda akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial,” tutur Ahmad dalam siaran langsung di akun Youtube Tribrata TV, Jumat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.