Mengejutkan! Ditemukan Gajah Terkecil Di Dunia Bernama Macrocelides Micus

gajah terkecil di dunia Macrocelides Micus

Telah ditemukan gajah terkecil di dunia bernama Macroscelides Micus. Bila mendengar gajah mungkin di dalam benar anda adalah hewan berbadan besar yang keberadaanya lebih makmur dari mahluk hidup lainnya, dan tentunya punya anggota tubuh yang sangat besar dibanding hewan lainnya.

Namun apa jadinya bila gajah memiliki ukuran seperti tikus? Tentunya mengejutkan bukan namun hal itu benar adanya. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya Macroscelides Micus yang yang menjadi predikat gajah terkecil di keluaraga Gajah.

Baca Juga: 7 Fakta Mengenai Tubuh Manusia Yang Belum Diketahui

Gajah Terkecil Di Dunia

Selain bertubuh mungil dan kecil, gajah satu ini juga memiliki wajbah layaknya tikus karena bentuknya yang nyaris mirip sekali. Dimana Mcroscelides Micus memiliki panjang tubuh 9-22 dan berat tubuh sebesar 30 hingga 80 gram.

Sedang untuk Macroscelides Micus yang mendiami wilayah hutan memiliki ukuran yang cenderung lebih besar dengan panjang 23-31 cm dengan berat maksimal 400 gram.

Gajah terkecil di dunia bernama Macroscelides Micus ini merupakan spesies asli dari Benua Afrika, khususnya Afrika bagian Timur dan suka migrasi.

Migrasi yang dimaksud, biasanya betina yang telah memproduksi Macroscelides Micus ini, maka hasil peranakannya akan berimigrasi ke hutan-hutan lain yang belum dijangkau.

Selain itu, Macroscelides Micus ini akan bertahan di wilayah gurun berpasir, semak belukar, celah-celah kosong hingga hutan belantara.

Para Gajah mungil ini juga akan bertahan hidup dengan cara mengonsumsi hewan-hewan mungil pula seperti cacing, serangga, laba-laba dan hewan interbrata lainnya.

Macroscelides Micus ini tergolong hewan dengan sistem reproduksi cepat. Sehingga tingkat kepunahan dari gajah mungil ini tergolong rendah.

Hal ini disebabkan dari tempat tinggal yang sudah mendukung untuk berkembangbiak satu sama lain.

Masa kehamilan dari betina Macroscelides Micus berkisar antara 45 hingga 65 hari, tergantung kondisi fisik masing-masing betina.

Untuk satu kali bersalin, biasanya betina ini akan menghasilkan hingga tiga bayi Macroscelides Micus. Sedangkan dalam setahun, gajah mungil ini akan melakukan persalinan sebanyak beberapa kali.

Setelah melakukan persalinan, para ekor gajah mungil yang baru ini akan bermigrasi dari tempat asalnya. Biasanya Macroscelides Micus ini tidak akan jauh-jauh untuk mencari tempat baru.

Karena yang dibutuhkan adalah tempat sesuai dengan iklim tubuhnya. Biasanya mereka akan bermigrasi dalam rentan usia 21 tahun.

Baca Juga: Tiongkok Sebut Obat Flu Ini Ampuh Sembuhkan Pasien Virus Corona

Sangat menarik bukan sobat, ternyata ada juga yah gajah terkecil di dunia yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnnya.

Sekian artikel kali ini, semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi baru untuk kamu seputar dunia sains.

Sumber: Harapan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.