Keseruan Masyarakat Banyuwangi di Bandung

Keseruan Masyarakat Banyuwangi di Bandung

Keseruan yang Dirasakan Masyarakat Banyuwangi di Bandung

Keseruan Masyarakat Banyuwangi di Bandung – Sebagian masyarakat Banyuwangi adalah perantau. Mereka tersebar ke penjuru tanah air. Termasuk di Bandung, Jawa Barat. Belum lama ini, Ikatan Masyarakat Banyuwangi (Ikawangi) melakukan halal bihalal.

Gebyar Seni dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya

Hadir dalam acara ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama istri, Walikota Bandung Terpilih Oded N Danial, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta beberapa tokoh Ikawangi. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, hubungan antar warga jauh lebih kuat dan dahsyat dibandingkan hubungan bisnis. Walaupun berada jauh dari Banyuwangi, tetap bisa memberikan sumbangsih dalam memajukan kota kelahiran.

“Masio ning kadohan, isun tetep lare osing, yang yang artinya walaupun jauh dari tanah kelahiran, saya tetap orang Osing (Banyuwangi),” ujar Menpar Arief Yahya, Minggu. Menpar menilai Banyuwangi sudah sangat berkembang. Namun masih perlu sumbangan pemikiran bagi masyarakat Banyuwangi. Khususnya masyarakat Banyuwangi yang juga ada di luar daerah atau pun yang saat ini tinggal di luar negeri.

“Saya gembira dengan perkembangan yang ada. Tentu masih ada kekurangan, itu pasti. Nah itu ayo diperbaiki dan dibantu bersama-sama,” ujar Menpar Arief Yahya yang lahir dan menghabiskan masa kecil hingga remaja di Banyuwangi.

Bandung bisa belajar dari Banyuwangi untuk fokus pada trade dan tourism

Menpar Arief Yahya sarankan Bandung mulai fokuskan pada trade dan tourism seperti Banyuwangi. Apalagi Bandung sudah memiliki modal kuat dalam hal Daftar Macaubet pariwisata, termasuk kulinernya. “Bila pariwisata maju, maka trade akan otomatis ikut maju. Bandung sudah menjadi pusat trade Jawa Barat, maka akan lebih mudah mengembangkan pariwisatanya,” terang mantan Dirut PT Telkom ini.

“Saya berharap keluarga Ikawangi Bandung bisa berkolaborasi mengikuti segala kebijakan dan regulasi pemerintah Bandung. Kedepan Ikawangi pasti memberikan sesuatu yang berarti bagi Bandung,” ujar Oded. Sebagai orang nomor satu di Kota Kembang ini, Oded mengakui prestasi yang berhasil diraih Banyuwangi membuatnya lebih bersemangat dalam ikut memajukan pariwisata di Bandung.

“Istri Saya orang Karangrejo, Banyuwangi. Saya dikasih sarapan pecel tiap pagi. Minggu kemarin Saya dan keluarga ke Banyuwangi, kami menyaksikan sendiri pembangunannya yang luar biasa. Kami pun sempat berwisata di Pulau Hijau yang indah,” ungkap Oded.

Berbagai Pertunjukan ditampilkan Dalam Halal Bihalal Ini

Masyarkat Banyuwangi di kota Bandung memiliki rasa kebersamaan yang tinggi lewat Ikawangi

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata, Wawan Gunawan mengatakan, masyarakat asli Banyuwangi di Kota Bandung memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Apalagi, budaya asal Kota kelahiran juga tetap dilestarikan.

Apa yang dikatakan Wawan ini benar adanya. Terbukti semua seniman yang tampil dalam Gebyar Seni Banyuwangi merupakan keluarga Ikawangi.

Melakukan halal bi halal yang diikuti 500 warga asal Banyuwangi yang merantau di Bandung

Kegiatan halal bi halal yang dilakukan oleh Ikawangi ini diikuti oleh 500 warga Banyuwangi. Selain halal bi halal, Ikawangi juga menyelenggarakan Gebyar Seni yang penuh kekeluargaan seiring dengan jalannya pertemuan.

Berbagai pertunjukan ditampilkan dalam Halal bi halal ini. Mulai dari Tari Gandrung, Tari Jaran Goyang, Tari Sorote Lintang hingga lagu-lagu Kuntulan khas Banyuwangi sukses menghibur.

Selain itu, kuliner yang disajikan pun merupakan menu asal Banyuwangi. Begitu juga dengan dress code. Yaitu Batik berwarna merah dengan motif Banyuwangi yang mendominasi ruangan sebagai seragam panitia.

Banyuwangi unggul dalam sektor trade dan tourism sebagai ukuran kemajuan wilayah

Dia menjelaskan, ada 3 sektor yang diukur sebagai kemajuan wilayah, yaitu TTI (Trade, Tourism, Investment), di antara 3 itu, Banyuwangi memilih Tourism sebagai prioritas. Dengan fokus pada Trade, Investment otomatis mengikuti, maka tidak bisa dielakkan lagi Pariwisata merupakan sektor yang paling bisa diandalkan di Indonesia.

Menurutnya, warga Banyuwangi kerap membuat kegiatan silahturahmi. Namun, umumnya berskala kecil. Khusus untuk halal bil halal, kata dia, tercatat merupakan kali keriga digelar.