Era Masyarakat 5.0 dalam Dunia Pendidikan

Era Masyarakat 5.0 dalam Dunia Pendidikan

Hal Menyambut Era Masyarakat 5.0 dalam Dunia Pendidikan, Sudah Siap?

Era Masyarakat 5.0 dalam Dunia Pendidikan – Perkembangan dunia pendidikan tengah memasuki masa yang sangat penting. Tidak saja dalam upaya memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan optimal. Tetapi juga masa penting yang akan menentukan kelanjutan pendidikan itu sendiri.

Baru saja rasanya kita mendengar era revolusi masyarakat dan industri 4.0, saat ini justru salah satu negara di Asia Timur yaitu Jepang telah memperkenalkan era revolusi terbaru yaitu 5.0. Tentu saja revolusi ini akan memberikan Daftar Macaubet dampak signifikan terhadap segala aspek masyarakat, tidak hanya dalam bidang teknologi maupun industri melainkan juga dalam dunia pendidikan.

Salah satu yang paling ditekankan dalam era ini adalah HOTS, yaitu Higher Order Thinking Skill. Untuk kamu yang penasaran mengenai apa itu HOTS dan bagaimana tips dalam menghadapi era masyarakat 5.0 pada dunia pendidikan, simak yuk apa saja!

1. HOTS dapat dilatih

Banyak orang yang salah konsep terhadap HOTS dan menganggapnya sebagai suatu bakat yang telah dimiliki sejak lahir, padahal hal itu tidak lah benar. HOTS dapat dilatih bahkan di kelas dan guru dapat menjadi fasilitator terbaik. Untuk melatih para peserta didik mengenai bagaimana cara berpikir tingkat tinggi.

2. Pemanfaatan aktivitas sebagai ruang untuk belajar

Revolusi dari dunia pendidikan tentu saja membutuhkan sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan aktivitas sebagai ruang untuk para peserta didik dapat belajar secara langsung. Melalui aktivitas langsung, peserta didik akan mampu melihat segala sesuatu termasuk permasalahan dari berbagai pespektif yang berbeda dan mencoba menemukan setiap solusinya.

3. Pentingnya HOTS bagi para peserta didik

Higher Order Thinking Skill atau HOTS tentu saja merupakan cara berpikir tingkat tinggi yang menuntut kita untuk mampu berpikir secara sistematis, terstruktur, kompleks, dan kritis terhadap suatu hal. Cara berpikir seperti inilah yang perlu diperkenalkan kepada para peserta didik guna untuk beradaptasi terhadap tuntutan di masa depan.

Selain itu, kemampuan berpikir yang baik dan kompleks tentu akan membantu peserta didik untuk mampu menganalisa setiap persoalan dan mencari solusi dari permasalahan yang ada.

4. Ada beragam model pembelajaran yang dapat dipilih oleh guru

Tentunya setiap guru memiliki model dan teknik pengajaran tersendiri yang dirasa cocok untuk diterapkan pada peserta didik. Sama halnya dalam menyabut era masyarakat 5.0, guru juga dapat memilih berbagai model pembelajaran. Seperti discovery learning, problem based learning, dan lain sebagainya yang mampu membantu peserta didik dalam berpikir kritis.

5. Tidak ada copy paste pada era revolusi 5.0

Dalam dunia pendidikan di era revolusi 5.0 sudah tentu segala hal yang usang seperti copy paste tidak akan dapat dilakukan. Era ini menuntut para peserta didik untuk berpikir secara kreatif dan inovatif sehingga mampu memecahkan suatu persoalan dan memberikan solusi yang terbaik yang sesuai dengan kondisi saat ini.

Nah, hal di atas merupakan beberapa aspek yang dibutuhkan untuk menyambut era revolusi masyarakat 5.0 khususnya di dunia pendidikan. Bagaimana menurutmu?