7 Kabar Baik Sains Yang Mungkin Kamu Lewatkan

kabar baik sains

Kabar Baik Sains – Saat ini penyebaran virus corona berkembang dengan pesat sehingga membuat orang-orang disemua belahan dunia merasa khawatir. Apalagi ditambah dengan aktivitas media sosial dan pemberitaan media yang tidak ada henti-hentinya membahas tentang corona.

Baca Juga: 3 Misteri Laut Di Dunia Yang Belum Terpecahkan

Namun di tengah kekhawatiran ini, ada beberapa berita baik dari dunia sains yang menginspirasi dan pantas untuk dicatat seperti yang dilansir oleh Science Alert pada hari senin lalu.

Penasaran apa sajakah itu? Simak Berikut Ini.

1. Sebuah Vaksin Flu Universal Yang Berpotensial

Para peneliti tengah mengembangkan vaksin flu universal yang disebut Flu-v. Vaksin ini telah melalui tahap I serta II uji coba klinis dan aman digunakan pada manusia. Flu-v berperan untuk menginduksi respon imun yang berlangsung setidaknya selama enam bulan.

2. Lensa Kontak Untuk Perbaiki Buta Warna Merah-Hijau

Tim insinyur di Tel Aviv University telah berhasil mengembangkan lensa kontak yang dapat mengembalikan keterbatasan spektrum warna pada orang yang matanya kesulitan membedakan warna hijau dan merah.

3. Seorang Pasien Sembuh Dari HIV Untuk Kedua Kalinya Dalam Sejarah

Untuk kedua kalinya dalam sejarah, para peneliti mengumumkan kesembuhan seorang pasien HIV. Pasien tersebut dinyatakan sembuh ketika dia tidak menunjukkan infeksi setelah 30 bulan berhenti menjalani terapi tradisional dan setelah menjalani tes terapi sel induk khusus. Metode ini memang tidak bisa diterapkan secara meluas pada penderita HIV karena pasien juga memiliki Limfoma yang memungkinkannya untuk menjalani eksperimen tersebut. Akan tetapi, ini tetap menunjukkan terobosan nyata dalam ilmu kedokteran.

4. CRISPR Sembuhkan Kebutaan Genetik Untuk Kali Pertama

Seorang ahli bedah di Oregon Health & Science Institute menggunakan teknik modifikasi gen CRISPR untuk menyembuhkan Leber congenital amaurosis atau LCA, sebuah kondisi genetik langka yang menyebabkan kebutaan pada anak usia dini. Pencapaian ini menambah daftar penemuan teknik medis lainnya seperti penyembuhan penyakit Huntington, herpes, HIV, dan imunoterapi untuk beberapa jenis kanker.

5. Penemuan Metode Bersih Untuk Produksi Bahan Bakar Hidrogen (25 Kali Lebih efesien)

Bahan bakar hidrogen adalah salah satu opsi pengurangan emisi yang menjanjikan, namun produksi bahan bakar hidrogen tidak murah dan membutuhkan banyak energi. Akan tetapi, sebuah tim peneliti di Tokyo telah berhasil menemukan metode produksi bahan bakar hidrogen dengan hanya menggunakan beberapa bahan dasar, termasuk cahaya dan jenis karat tertentu. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa metode ini menghasilkan hidrogen yang 25 kali lebih banyak daripada metode sebelumnya.

6. Teknologi Untuk Menyimpan Energi Terbarukan Dalam Skala Besar

Salah satu tantangan terbesar untuk mengadopsi energi terbarukan secara meluas adalah penyimpanannya pada skala besar. Namun, para peneliti telah menemukan teknologi yang dapat mengatasi tantangan ini, yakni pumped thermal electricity storage. Alat ini menyimpan listrik dengan mengubahnya menjadi panas, kemudian mengubahnya kembali menjadi listrik ketika dibutuhkan dengan menggunakan mesin.

Baca Juga: 7 Fakta Mengenai Tubuh Manusia Yang Belum Diketahui

Itulah tadi beberapa berita kabar baik seputar sains yang mungkin anda lewatkan karena virus corona. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbaru seputar dunia sains.

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *