Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan

Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan

strategi pemerintah capai pertumbuhan ekonomi 53 persen tahun ini - Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan

JAKARTA –http://webhostingreviewsbynerds.com/ Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto meyakini, bahwa perekonomian Indonesia akan rebound di 2021 pada kisaran 4,5 persen sampai dengan 5,3 persen. Maka diperlukan langkah kebijakan yang tepat dalam memulihkan ekonomi nasional. Dia menyampaikan, kebijakan pemerintah akan fokuskan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor.

Dari sisi produksi, beberapa sektor utama seperti manufaktur, perdagangan, penyedia akomodasi dan makanan minuman, serta transportasi mengalami perbaikan. Sejumlah sektor bahkan mampu tumbuh signifikan, antara lain informasi dan komunikasi, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, pertanian, dan jasa pendidikan.

Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan

Sisi lain indikator ekonomi Indonesia terus menunjukkan sinyal pemulihan. Dari sisi sektor riil, aktivitas manufaktur telah memasuki fase ekspansi. Selain itu, indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel, dan penjualan kendaraan bermotor telah membaik bandingkan pada awal pandemi tahun lalu.

“Saat yang sama, peningkatan harga komoditas telah membuat neraca perdagangan mengalami surplus dalam 10 bulan berturut-turut. Dari sisi sektor eksternal, nilai tukar rupiah dan indeks harga saham telah kembali ke level pra-Covid-19,” ungkapnya dalam acara Webinar Indonesia Bangkit 2021, secara virtual Rabu (7/4).

Untuk mendukung pemulihan ekonomi pemerintah juga melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 dengan anggaran mencapai Rp699,4 triliun atau naik 21 persen dari realisasi PEN 2020. Data terkini menunjukan realisasi Program PEN sampai degan 1 April 2021 mencapai Rp123,26 triliun atau 17,6 persen dari pagu.

selanjutnya - Strategi Pemerintah Capai Pertumbuhan

http://tr2tt.com/

Agenda besar lainnya adalah reformasi struktural melalui UU 11/2020 tentang Cipta Kerja. UU Cipta Kerja akan menjadi jembatan antara program mitigasi Covid-19 dan reformasi struktural jangka panjang. Pemerintah juga membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI), serta mengeluarkan kebijakan penurunan tarif PPh Badan untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Untuk menstimulasi permintaan masyarakat kelas menengah, pemerintah juga telah memberikan insentif bagi sektor yang memiliki multiplier effect besar bagi perekonomian yaitu otomotif dan properti,” tutur Menko Airlangga.

Pemerintah juga mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR)  masa pandemi Covid-19, antaranya tambahan subsidi bunga KUR, penundaan angsuran pokok paling lama 6 bulan, serta relaksasi KUR berupa perpanjangan waktu dan penambahan limit plafon KUR. Akses pembiayaan juga akan perluas dengan peluncuran KUR Super Mikro. Per 5 April 2021 telah terealisasi kepada 306.239 debitur dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp2,52 triliun.

Program penting lainnya adalah Kartu Prakerja yang sudah mencapai gelombang ke-16. Secara kumulatif, sebanyak 60 juta peserta telah mendaftar dari 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dan Kota. Pada tahun 2021 sebesar Rp786 miliar insentif telah salurkan.